Selasa, 10 Oktober 2017

Software SABAR

Oleh: Diana Dee

Software paling mutakhir untuk membentengi diri dari keterpurukan adalah: sikap SABAR...
Software yang sebenar2nya telah otomatis terinstal dalam diri kita... oleh siapa, olehNya tentunya. Siapa lagi?? Arsitek terbaik pencipta manusia, dg segala sistem dalam fisik dan psikisnya.
Sabar itu tak berarti kita berdiam diri atas apa yg menimpa kita, melainkan sikap atau cara pandang kita dalam menghadapi segala persoalan. Dengan cara pandang yang diiringi sikap sabar, masalah seberat gunungpun akan terasa ringan. Ah indahnya...
Sayangnya...
Seringnya kita lupa mengupdate software 'sabar' yang ada di dalam diri kita.
Eh, bisa diupdate ya???
Bisa dong...
Caranya???
Membaca ulang ayat-ayatNya tentang kesabaran. Allah dengan terang dan jelas memerintahkan kita untuk senantiasa meng-update kesabaran. Ini nih, di surat Ali Imran:200
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung“.
Nah kan, "BERSABARLAH KAMU DAN KUATKANLAH KESABARANMU"
sebuah perintah yang sangat jelaa untuk kita senantiasa mengupdate/memperkuat kesabaran yang kita miliki.
Oh ya, ada banyak lho pesan cintaNya tentang sabar, tentang betapa mulianya derajat orang2 yang bersabar. diantaranya:
“Dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa“. Al-baqarah:177
“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar“. al-baqarah:153
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas“. Az-zumar: 10
“Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu“. Muhammad:31
“Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya“. Al-Furqon:75
Maaf, panjang banget. Karena yg menulispun sedang butuh mengupdate kesabaran.
Sugeng rehat
*dee_@rtmosphere

Menakar Niat dalam Beramal

Pernahkah kau lihat?
Sekumpulan orang yang selalu gaduh...
Riuh berkerumun namun tak satu karyapun yg mereka hasilkan
Selain kekacauan dan kegaduhan...
Pernahkah kau temui...
Sedikit orang yang bertenang...
Namun karyanya dikenang...
dikenang dibumi juga di langit...
Marilah sejenak kita mengingat
Setiap amalan kembalinya hanya kepada Allah
Sebiji dzarrah kebaikan,
Sebiji dzarrah keburukan
Kembalinya kepada Allah..
Sebaik-baik niat dalam beramal adalah karena Allah...
MengingatNya dalam setiap apa yang akan kita kerjakan, adalah seperti memasang rem dalam aktifitas kita. Berbuat baik, kita ingat tujuannya hanya mengharap ridha Allah. Mau berbuat keburukan, urung karena ingat Allah. Agar kita terhindar masuk ke dalam golongan orang yang sudah berpayah di bumi, berpayah pula di langit.
“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa dan jangan tolong-menolonglah dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada ALLAH, sungguh ALLAH sangat berat siksa-Nya.” (QS al-Ma’idah [5]: 2).